Home Wisata Jawa Tengah Tempat Wisata di Demak yang Masih Eksis Hingga Kini

Tempat Wisata di Demak yang Masih Eksis Hingga Kini

tempat wisata di demak
foto : https://www.instagram.com/kemenpar/

Tempat wisata di Demak lebih banyak terkenal dengan wisata religinya. Hal ini tak mengherankan karena Demak merupakan salah satu daerah tempat Walisongo menyebarkan ajaran Agama Islam. Banyak pengunjung yang datang untuk kilas balik perjalanan Walisongo dalam berdakwah di bumi nusantara ini. Sehingga kota ini mendapat julukan sebagai Kota Wali.

Tempat wisata di Demak selalu ramai pengunjung baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Demak memiliki luas 897 kilometer persegi. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa di sebelah barat. Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Jepara, di timur dengan Kabupaten Kudus. Serta dengan Kabupaten Grobogan di sebelah tenggara. Bagi yang ingin berkunjung, ada beberapa objek wisata yang bisa didatangi, antara lain :

1. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak
foto : https://www.instagram.com/totobilang/

Masjid Agung Demak adalah simbol utama dari daerah ini. Pusat wisata religi ada di tempat ini. Letaknya di sebelah alun-alun Demak. Masjid ini berdiri sudah sejak 500 tahun yang lalu. Masjid ini merupakan peninggalan dari Sultan Fatah dan Walisongo.

Masjid ini memiliki bentuk yang unik dan punya filosofi tersendiri. Pada atapnya terdapat tiga trap yang melambangkan iman, islam dan ihsan. Selain itu di bagian dalam masjid ini terdapat 4 tiang ( soko guru ) yang dibuat langsung oleh para wali. Terdapat pula 8 tiang lainnya yang merupakan pemberian dari Raja Majapahit yang tak lain adalah ayah dari Sultan Fatah.

Selain bangunannya di dalam kawasan masjid ini juga terdapat Museum Masjid Agung Demak. Di dalam museum ini terdapat peninggalan sejarah masjid ini. Mulai dari berbagai macam kitab, bedug, pintu pertama masjid ini hingga replika masjid sejak awal berdirinya.

2. Hutan Mangrove Morosari Sayung Demak

Hutan Mangrove Morosari Sayung Demak
foto : https://www.instagram.com/saiffuul/

Hutan Mangrove Morosari Sayung Demak ini berada di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. Untuk sampai ke hutan ini bisa menyebrang lewat Pantai Morosari. Ada baiknya pengunjung menikmati pula Pantai Morosari ini terlebih dahulu sebelum ke hutan mangrove. Ibarat pepatah sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui. Dalam hal ini sekali pengunjung datang bisa menikmati 2 3 objek wisata yang ada.

Pemandangan yang disuguhkan hutan mangrove ini sangat indah. Lebatnya pepohonan menambah asri suasana. Kehadiran burung bangau putih pun turut mempercantik pemandangan yang ada. Saat yang paling bagus ketika disini adalah saat matahari tenggelam. Mata kita benar-benar dimanjakan dan enggan untuk berkedip karena keindahannya.

3. Sentra Kerajinan Batik

Sentra Kerajinan Batik
foto : https://www.instagram.com/kuspriyatna/

Seperti daerah Jawa lainnya, Demak pun memiliki sentra kerajinan batik sendiri. Motif yang biasa dijadikan untuk batik ini biasanya berhubungan dengan Masjid Agung Demak. Selain itu ada pula motif jambu, belimbing dan garis pantai Demak. Hal ini tak lain karena Demak selain terkenal sebagai kota wali, terkenal pula sebagai kota jambu dan kota belimbing.

Batik-batik khas Demak ini biasanya dibeli pengunjung sebagai buah tangan mereka. Di pemerintahan setempat juga menggunakan batik motif khas Demak sebagai seragam mereka. Untuk mencari para penjual batik ini bisa ditemui di sepanjang jalan menuju Masjid Agung Demak.

4. Brown Canyon Demak

Brown Canyon Demak
foto : https://www.instagram.com/atika_muth/

Sepintas jika mendengar nama Brown Canyon Demak mungkin akan terpikirkan Green Canyon yang ada di Amerika sana. Memang bentuknya sedikit mirip sehingga di tempat ini dinamakan brown canyon. Lokasi ini merupakan sebuah pertambangan yang sudah tidak beroperasi lagi. Hasil galian-galiannya itu membentuk bukit-bukit berwarna coklat yang sangat indah. Keindahannya itulah yang mampu menarik minat pengunjung untuk datang kesini. Objek wisata ini terletak di perbatasan Demak dengan Semarang. Tepatnya di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Tak jarang orang menyebut tempat wisata ini berada di Semarang karena memang letaknya yang berbatasan dengan ibukota provinsi Jawa Tengah itu.

5. Sentra Kerajinan Kaligrafi

sentra pengrajin kaligrafi
foto : https://www.instagram.com/minkakaligrafijepara/

Sebagai kota Wali maka Demak juga dikenal dengan kaligrafinya yang indah. Sentra kerajinan Kaligrafi ini bisa ditemui di sekitar kawasan Masjid Agung Demak. Bahkan pengunjung pun bisa melihat langsung proses pengerjaan kaligrafi tersebut. Kaligrafi yang berasal dari sini terkenal dengan keindahannya. Sehingga banyak pengunjung yang membeli kaligrafi untuk dibawa mereka pulang ke rumah.

6. Agrowisata Belimbing dan Jambu Merah Delima

Agrowisata Belimbing dan Jambu Merah Delima
foto : https://www.instagram.com/belimbingmadudemak/

Demak selain terkenal dengan wisata religinya juga terkenal sebagai penghasil buah belimbing dan jambu merah yang enak. Bahkan karena enaknya Demak juga mendapat julukan sebagai kota belimbing dan kota jambu. Agrowisata belimbing dan jambu merah delima bisa ditemui di beberapa desa yang ada di Kabupaten Demak. Desa-desa itu antara lain desa Wonosari, Sidomulyo, Mranak, Tempuran dan desa Betokan. Di desa-desa ini selain bisa mencicipi buah-buahan segar, pengunjung juga bisa merasakan bagaimana berkebun buah-buahan.

7. Grebek Pasar

grebeg besar
foto : https://www.instagram.com/arioardhi/

Grebek pasar merupakan acara rutin yang diadakan setiap musim haji atau bulan Dzulhijah. Puncak tradisi grebek pasar adalah saat malam Idul Adha. Tumpeng diarak dari pendopo Demak menuju Masjid Agung. Setelah dilakukan pengajian, tumpeng tersebut dibagikan untuk masyarakat sekitar. Saat grebek pasar berlangsung masyarakat dan wisatawan tumpah ruah ke jalan sepanjang pendopo hingga Masjid Agung.

Tempat wisata di Demak bisa menjadi pilihan berlibur. Tidak hanya wisata religinya , wisata alam  dan budayanya pun patut untuk dikunjungi. Jangan kaget jika berkunjung saat menjelang puasa, idul fitri, idul adha dan bulan Muharam. Karena saat-saat itulah puncaknya kunjungan di kawasan Masjid Agung dan sekitarnya. Berlibur bersama keluarga ke Demak adalah pilihan yang tepat. Selain bisa meningkatkan iman bisa juga meningkatkan kasih sayang antar sesama keluarga. Karena perjalanan adalah kunci sebuah hubungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here